Author : Jung Yerin (Moza D.A.)
Main Cast:
-Choi Minho as Choi Minho
Other Cast:
-Park Chanyeol
-Kim Taeyeon
-Kwon Yuri
-Jung Jessica
STORY
Pukul 18.20. Seorang
gadis berjalan masuk ke sebuah kedai kopi yang bertengger di jalanan Seoul.
Dentingan bel yang sengaja diletakkan di atas pintu itu terdengar saat gadis
itu membuka pintu. Dia pun menuju meja yang berada di dekat jendela kaca.
Menurutnya itu adalah tempat yang pas. Dia pun meletakkan sebuah kotak yang
sengaja dibawanya –berisi kue ulang tahun– di tengah-tengah meja. Seorang
pelayan datang ke mejanya untuk menanyakan pesanannya.
“Aku pesan
Espresso..” ucapnya tanpa membuka menu yang disodorkan pelayan itu.
“Ne, akan kami
antar pesanan anda segera..” ucap pelayan itu ramah.
Pelayan itu pun
pergi meninggalkannya setelah mencatat pesanannya. Kini, dia hanya perlu
menunggu kedatangan ‘seseorang’.
Sabar..
Ya, gadis itu
menanti ‘seseorang’ itu dengan sabar.
Pukul 18.43. Yang
dinantinya belum juga datang. Mungkin ‘seseorang’ yang ditunggu itu masih sibuk
dengan urusannya. Dia kembali meneruskan pekerjaannya –menunggu.
Pukul 19.34. Ia
melirik ke pintu kedai. Masih belum terlihat kedatangan ‘seseorang’ itu. Dia
menghela nafas dan menghembuskannya dengan keras. Ia mengeluarkan ponsel dan
menatap benda kotak itu. Dia menggigit bibirnya dan keningnya berkerut, dia
berpikir untuk menelpon ‘seseorang’ itu. Tetapi, dia malah melempar ponselnya
ke meja. Mungkin ‘seseorang’ itu benar-benar sibuk, sehingga dia belum juga
datang –pikirnya.
Pukul 20.58.
Kedai sudah mulai sepi, pelayan-pelayan telah sibuk membersihkan meja, tapi
yang dinantinya belum juga datang. Dia menghela nafas dengan berat
berulang-ulang dan mengetuk-ngetuk ponselnya dengan telunjuknya. Cepatlah
datang– batinnya..
Setia..
Gadis itu
menantinya dengan setia.
Pukul 22.02. Ruangan itu sudah sepi sejak satu
jam yang lalu. Tetapi gadis itu –Andreane Park, masih setia menunggu
‘seseorang’ yang sudah dinantinya sejak tadi.
“Maaf aghassi, tapi kedai akan segera kami tutup.” Ucap
seorang pelayan padanya.
“Uhm, ne..” ucap Andreane pada pelayan itu.
Dia memandang kotak yang dibawanya itu dan menariknya
mendekatinya. Sulit baginya untuk berdiri. Tapi dia segera tersadar bahwa dia
harus segera pergi.
Andreane pun keluar dari kedai itu dengan hati yang
dipenuhi rasa kecewa pada seorang namja yang ditunggunya – Wu Yi Fan. Dia
berjalan entah kemana seperti orang linglung. Bahkan dia sempat beberapa kali
menabrak orang saat berjalan.
“Aghassi, ponsel anda ketinggalan.” teriak seorang
pelayan dari kedai itu.
Tapi yang dipanggil sudah pergi. Sudah terlanjur jauh
untuk dikejar.
Yang kehilangan ponsel pun tak sadar ponselnya
tertinggal. Pikirannya saat ini sedang dipenuhi oleh bayang-bayang Kris. Tak
dihiraukan lagi sekelilingnya. Pandangannya kosong dan menatap lurus ke depan.
Kakinya berjalan tanpa tujuan. Tak sadar bahwa hatinya menuntunnya menuju ke
suatu tempat. Tempat persembunyiannya. Di sebuah danau yang dipenuhi dengan
pohon-pohon bunga sakura. Lalu ditumpahkannya segala sesuatu yang mengganjal di
hatinya melalui air mata yang terus menganak sungai di pipinya. Bulir-bulir
menyerupai kristal itu terus mendesak keluar dari matanya. Teringat kembali
dengan peristiwa-peristiwa yang dialaminya di tempat itu.
FLASHBACK
“Aaahhhh… Cerahnya pagi ini!” seru seorang gadis, berdiri menghadap ke jendela sambil tersenyum mengagumi indahnya dunia di pagi hari.
“Aaahhhh… Cerahnya pagi ini!” seru seorang gadis, berdiri menghadap ke jendela sambil tersenyum mengagumi indahnya dunia di pagi hari.
“Nona, waktunya
Anda sarapan. Presedir sudah menunggu Anda di bawah,” ucap seorang pelayan
padanya.
“Oh, ne. Aku akan
segera ke sana,” balasnya.
----------
@Dining Room
“Omma, Appa..
Annyeong…”
“Aigo, putri appa
yang cantik sudah datang rupanya.”
“Ya.. Kau lupa
denganku?”
“Oh, mian Oppa.
Annyeong Chan Oppa.”
“Aaarrgghhh…
Teganya kau lupa padaku.”
“Hehehehe… Jebal,
mian Oppa.”
“Sudah-sudah. Ayo cepat duduk, dan habiskan
sarapanmu. Omma sudah lapar.”
“Neee…”
Suasana jamuan
sarapan kerajaan yang terasa hangat. Canda tawa selalu menghiasi jamuan kali
itu.
Andreane Park.
Seorang gadis berusia 19 tahun peranakan Korea-China, dan putri dari Presedir
SM Group –Park Sanghi, pemilik pabrik elektronik yang berpusat di 5 Negara, Korea,
Jepang, China, Singapura dan Jerman. Berwajah cantik dan berperilaku anggun, tubuhnya
tinggi langsing, dan terbilang kurus dari gadis pada umumnya. Dia menyukai
segala sesuatu yang berhubungan dengan bunga, menari, dan menyanyi. Orang
tuanya menyekolahkannya di sekolah khusus wanita. Maka tak heran jika dia tidak
memiliki teman lekaki.
Dia mempunyai
seorang kakak bernama Park Chanyeol. Lelaki berusia 23 tahun, berwajah tampan,
bertubuh tinggi dan tegap. Hhhmm, tipe suami idaman. Dia menyukai segala
sesuatu yang berbau musik, terutama aliran Rap. Tapi sayang, ia dituntut untuk
belajar meneruskan bisnis ayahnya. Yaaahhh, lelaki itu sungguh berpikir dewasa.
Tak pernah egois dalam berikap. Dia menyadari kedudukannya, maka dari itu dia
tidak memaksakan kehendaknya dalam bidang music. Dia sadar bahwa kelak ia tetap
harus meneruskan bisnis ayahnya.
“Andreane,
Chanyeol. Apakah malam ini kalian tidak ada janji?” ucap Park Sanghi tiba-tiba.
“Uhm, aniyo. Malam
ini aku tidak ada jadwal apapun.” Jawab Andreane.
“Ya, aku juga.
Memangnya ada apa appa?” tanya Chanyeol.
“Malam ini, appa
akan ada undangan untuk datang ke acara makan malam bersama dengan rekan bisnis
appa. Dia mengundang kita sekeluarga. Jadi, appa harap kalian bisa ikut bersama
kita untuk menghadiri undangan itu.”
“Ne, omma sudah
harap kalian tidak mengecewakan mereka.”
“Jadi, apa kalian
mau?”
“Uhm, tentu.”
Jawab Andreane mantap.
“Ne, memangnya jam
berapa acaranya appa?” tanya Chanyeol.
“Sekitar jam 8
malam. Jadi, jangan sampai kalian terlambat.”
----------
@Andreane’s School
“Yaaaaa!!!!!! Andreane!!!!!!!”
panggil seorang gadis.
“Oh, Taeyeon.”
Seru Andreane.
“Aaarrgghhhh….
Capeknya berlari. Ayo kita ke kelas.”
“Yaaaa!!!!
Jjangkanman! Andreane! Taeyeon!” Andreane dan Taeyeon yang baru berjalan
beberapa langkah menghentikan langkahnya, ketika seorang gadis bertubuh tinggi
memanggil mereka. Tapi di sebelahnya berdiri seorang gadis yang lebih tinggi.
“Ya, Sica.
Yuri. Kenapa kalian bisa datang bersama? Kalian juga baru datang.”
“Ahhhh, maaf kita
terlambat. Hehe, tadi aku harus mengambil buku catatanku di rumah Sica. Dan
bodohnya lagi dia lupa meletakannya.”
“Kau sendiri yang
ceroboh. Bagaimana bisa bukumu tertinggal di rumahku. Salahmu sendiri!”
“Aaarrgghhh….
Sudahlah. Ayo kita ke kelas.” Lerai Andreane.
Kim Taeyeon, Jung
Jessica, dan Kwon Yuri. Mereka adalah teman dekat Andreane sejak SD. Kim
Taeyeon. Anak ketiga dan putri kedua
dari Kim Jong Heon, pemilik Perusahaan Corp, yang menaungi gedung-gedung pusat
perbelanjaan dan hotel-hotel bintang lima di kawasan Seoul. Bertubuh lumayan
tinggi –160 cm, dan memiliki tubuh yang paling ideal dari yang lain –Andreane,
Jessica, Yuri. Dia sangat menyukai music. Maka wajar bila dia sangat berbakat
dalam bidang itu.
Jung Jessica.
Anak kedua dari tiga bersaudara, dan putri pertama dari Jung Ho Nam, Presiden
Korea Selatan. Bertubuh tinggi –166 cm, dan memiliki tubuh paling kurus dari
yang lain –Andreane, Taeyeon, Yuri. Dia sangat suka membaca komik dan
novel. Di mana pun dia berada, maka di situ akan ada komik dan novel yang
menemaninya.
Kwon Yuri. Putri
dari Kwon Si Hoon, pemilik Perusahaan Cassie, yang menaungi pusat pariwisata
Pulau Jaeju. Bertubuh tinggi –lebih tinggi dari Jessica, dan terbilang kurus.
Dia menyukai belajar, karena itu dia akan selalu belajar dimana pun dia berada.
Dia juga memiliki hobby memotret, dia akan selalu membawa kamera kesayangannya
kemanapun dia pergi.
----------
“Andreane,
setelah pulang sekolah ayo kita ke rumahmu. Kita habiskan hari ini dengan
menonton DVD di rumahmu.” ajak Yuri.
“Ne, ayo kita
nonton film I AM. Teman-teman twitter-ku bilang, film-nya sangat bagus. Meski hanya
film documenter, kau akan menangis melihatnya.” sahut Jessica.
“Uhm, mianhae.
Malam ini appa mengajakku untuk menghadiri acara makan malam bersama rekan
bisnisnya. Jadi, aku tidak bisa.” Jawab Andreane.
“Apakah itu acara
makan malam perjodohan untuk kakakmu?” tanya Taeyeon dengan sedikit bernafsu.
“Aniyooo… Hanya
makan malam biasa.” Jawab Andreane menyangkal ucapan Taeyeon.
“Aiisshhh, kau
itu. Jika itu memang perjodohan untuk kakak Andreane, apa yang akan kau
lakukan? Apa kau akan membawa kabur Chanyeol oppa?” kata Yuri.
“Aniyooo… Hanya
saja, sia-sia aku menyimpan rasa padanya selama ini.”
“Hahahaha… Tidak
ada yang sia-sia Taeyeon-ah.” Kata Jessica menghibur Taeyeon.
“Aiiissssshhh,
kalian apa-an sih. Akan kubilang pada oppaku bahwa kau menyukainya. Maka tidak
akan ada yang dijodohkan dengannya. Jika seperti itu, masalah selesai bukan.”
“Yaaa!!!! Kau
gila apa. Jika seperti itu, aku sudah mengatakan bahwa aku menyukainya dari
dulu. Aku tidak akan memendamnya dan berdiam diri selama ini Andreane.” Jawab
Taeyeon.
“Aaaakkkhhhhh!!!!!
Sudahlah, ayo kita belajar lagi. Sebentar lagi Ujian masuk Universitas akan di
buka.” Celetuk Yuri.
Akhirnya yang
lain mengikuti ucapan Yuri dan kembali belajar, meski dia yang awalnya memulai
perbincangan itu.
----------
Malam harinya di hotel XXX, Andreane, Chanyeol dan
tak lupa Tuan dan Nyonya Park Sanghi, menuju ke lokasi acara makan malam yang
telah didiskusikan sebelumnya. Di lokasi, Keluarga Choi juga sudah menunggu
kedatangan Tuan Park sekeluarga.
“Oh, silahkan duduk.” Ucap Tuan Choi pada keluaga
Tuan Park.
“Ne.. Gamsahamnida.”
“Ya, Andreane. Ada apa?”
“Uhm, tidak ada apa-apa appa.”
“Baiklah,
silahkan duduk nak Andreane.”
“Ne..
gamsahamnida eommonim.”
Andreane POV
Keluarga Choi
ternyata sudah menunggu di meja makan. Tuan Choi bersama dengan istri dan kedua
anaknya… Omona. Minho oppa! Bagaimana dia bisa… Apakah dia anak Tuan Choi?
Kenapa dunia terasa begitu sempit?
“Ya, Andreane.
Ada apa?”
“Uhm, tidak ada
apa-apa appa.”
“Baiklah,
silahkan duduk nak Andreane.” Ucap Nyonya Choi mempersilahkanku duduk.
“Ne..
gamsahamnida eommonim.”
“Baiklah,
perkenalkan ini Choi Siwon anak pertama saya. Dia yang memegang kursi Manager
perusahaan saat ini. Dan yang ini Choi Minho anak kedua saya. Dia masih kuliah.
Dan kebetulan, dia akan meneruskan kuliah di Korea.”
“Ne, saya sudah
kenal dengan mereka berdua. Mereka berdua adalah teman anak saya Park Chanyeol.
Dulu mereka sering bermain bersama, mereka juga sering menghabiskan waktu di
rumah kami. Tapi semenjak nak Siwon menjadi Manager dan nak Minho meneruskan
kuliah di Perancis, mereka sudah tidak bermain ke rumah lagi, Chanyeol juga
belajar meneruskan bisnis keluarga.”
“Woooaaaa.
Jinjayo?”
“Neee… Makanya
appa jangan terlalu sibuk. Sebenarnya dia-lah Chanyeol yang dulu selalu aku
ceritakan pada appa.” Ucap Minho oppa.
“Lalu siapakah
nama putri cantik ini?” ucap Nyonya Choi.
“Uhm, joneun Park
Andreane imnida. Manaseo bangaupsemnida.”
“Aaakhhhh, Andreane.
Jeongmal bogoshippoyo…” ucap Minho oppa yang membuatku terkejut. Apakah aku
sedang bermimpi? Chanyeol oppa menggenggam tanganku di bawah meja. Seakan
memberi kode padaku untuk tenang. Ya, Chanyeol oppa tahu bahwa ada masa lalu
antara aku dan Minho oppa.
“Ne.. na..nado
oppa.” Kemudian suasana menjadi sedikit berubah. Mungkin seharusnya aku tidak
mengatakannya dengan nada seperti itu.
“Uhm, apakah kita
sudah bisa memesan makanan?” ucap Chanyeol oppa.
“Uhm.. ne.. Mari
pesan makanan..” ucap Tuan Choi.
----------
Author POV
@Park Family’s House
“Andreane!
Gwenchanayo?” tanya Chanyeol.
“Uhm..
Gwenchanayo oppa.” Jawab Andreane pada Chanyeol.
Kemudian dengan sedikit tak bersemangat, Andreane
berjalan menuju ke kamarnya. Chanyeol menyadari, bahwa sebenarnya ada yang
mengganjal pada Andreane saat acara makan malam tadi. Andreane tak banyak
bicara saat acara makan malam. Bahkan sampai sekarang dia menjadi sedikit
murung karena acara itu.
“Chanyeol. Apa yang terjadi pada dongsaeng-mu?”
“Gwenchana omma. Andreane hanya sedikit tidak enak
badan, mungkin dia sedang datang bulan. Uhm, aku ke kamar dulu omma.”
“Hhhmmm… Jaljayo..”
“Nee…”
----------
Apa yang terjadi pada masa lalu Andreane bersama Minho???
To Be Continue ...






kris odieyo?odieyo??
BalasHapuskkk~ bogoshipoyo jinja^^
minho ada hub apa sih sm andreane?
pensaran~ tapi keren kok ff part 1nya..
di tunggu part 2 nya...
secepatnya yak??
kkk xD
kris bakalan muncul di part 2'y..
Hapussilahkan baca http://korean-moza.blogspot.com/2012/05/part-2-cherry-blossom-love.htm
makasih udah nyempetin baca + komen ... *bow* ^^
Kyaa~ chanyeol jdi kakak u.u jdi pengen jga XD
BalasHapusFF ny bgus, konflikny kereen XD.. fighting qaqa :D
hhe... tpi chanyeol udah jdi pacar ku ^^
Hapuseeuuung, tpi konfilnya blum trlalu kliatan.. wkwk
tpi, maksih udah smpetin baca + komen ... *bow* ^^